Wartawan rentan gangguan mental, bagaimana bisa? Dikutip dari situs Dart Center, Kamis (24/8/2017) menyebut profesor psikologi Tusla University, Elana Newman merujuk sejumlah penelitian yang menyimpulkan 90 persen jurnalis terpapar peristiwa traumatis. Akibatnya, sebagian wartawan mengidap gangguan stress pasca trauma (PTSD), depresi, dan penyelahgunaan zat. Di antaranya ketergantungan alkohol. “Perlu dilakukan refresh kepada para jurnalis agar tidak selalu dalam tekanan tinggi,” kata Ketua Umum AJI Suwarjono. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here