Penyebar fake news alias berita palsu atau hoax menghalalkan segala cara, termasuk menggunakan foto seorang imam asal Kanada, Ibrahim Hindy. Foto Ibrahim Hindy digunakan di bawah judul “Masjid Texas menolak membantu pengungsi: Allah melarang membantu orang kafir”.

Berita hoax mencatut foto Imam Ibrahim Hindy

Hindy yang sedang beribadah haji, menggunakan akun Twitter untuk memberi tahu ia bukan imam dalam berita palsu itu dan belum pernah ke Texas. “Malah rekan-rekan dan saya mendoakan korban Badai Harvey,” tulis Hindy yang berada di Mekkah, Senin (4/9/2017). []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here