Wednesday, September 26
Home>>news>>Penembakan Mobil Karyawan JICT Terkait Masalah Pribadi
newsregional

Penembakan Mobil Karyawan JICT Terkait Masalah Pribadi

Jakarta, 30/6 (Breaking news.web.id) – Pihak keamanan PT Jakarta International Container Terminal (JICT) menduga kasus penembakan mobil salah satu pekerja JICT Rabu (27/6/2018) malam diduga terkait masalah pribadi bukan urusan kantor.

Shobirin, SPV Security JICT, Sabtu (30/6/2018), menolak klaim bahwa kejadian penembakan tersebut berhubungan dengan urusan kantor, apalagi dikaitkan dengan dugaan adanya upaya teror terhadap anggota Serikat Pekerja (SP) JICT.

Menurut dia, klaim tersebut dinilai berlebihan meskipun kebetulan kejadiannya menimpa sebuah mobil milik anggota SP aktif.

Shobirin mengatakan mobil pekerja tersebut biasanya juga di parkir di dekat pos security yang terpantau jelas CCTV, namun pada saat kejadian lokasi parkir dekat pos security ini kosong.

Dia mengungkapkan bahwa pemilik mobil justru memarkir mobilnya di lokasi pojok yang tidak terpantau CCTV.

“Kami juga heran kenapa memilih parkir ditempat yang tidak biasa itu. Selain tidak terpantau CCTV, penerangannya kurang,” tambahnya.

“Selama ini sistem keamanan di JICT sudah memiliki standar yang dapat memberikan jaminan keamanan kepada pekerja dan pengguna jasa. Sistem keamanan juga dilengkapi dengan CCTV yang dipasang di lokasi-lokasi strategis. Petugas keamanan secara periodik melakukan pantauan langsung ke wilayah area kerja,” ujarnya.

Shobirin juga menegaskan bahwa pihaknya telah bekerja untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pekerja dan pengguna jasa di JICT terpenuhi.

“Sistem keamanan ini secara ketat diterapkan juga untuk menghindari terjadinya praktik-praktik kotor oleh oknum-oknum tertentu,” ungkapnya.

Terkait isu penembakan ini, Shobirin, menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkapnya.

“Kami percaya pihak kepolisian mampu mengungkap kasus ini, termasuk menangkap pelaku dan mengungkap motif sebenarnya dalam waktu tidak terlalu lama. Kami yakin bahwa setiap kejahatan pada akhirnya akan kalah,” ujarnya.

Pada Rabu (27/6) malam sekitar pukul 23.00 WIB, mobil salah satu pekerja JICT, Sugiyanto, ditembak oleh orang tidak dikenal dengan airsoft gun.

Di dalam mobil itu ditemukan sebutir gotri dan kaca kiri pintu depan pecah. Hingga saat ini aparat Kepolisian Tanjung Priok sedang melakukan penyelidikan terkait latarbelakang dan motif peristiwa tersebut.

ANTARA/Ilustrasi penembakan