Friday, November 16
Home>>entertainment>>celebrities>>Dhawiya Bersyukur Diberi Kesempatan untuk Sembuh
celebritiesentertainment

Dhawiya Bersyukur Diberi Kesempatan untuk Sembuh

Jakarta, 14/8 (Breakingnews.web.id) – Kuasa hukum putri pedangdut Elvy Sukaesih, Dhawiya Zaida (33), menilai kliennya harus mensyukuri tuntutan dua tahun yang dilayangkan oleh Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018)

“Dhawiya intinya bersyukur diberi kesempatan sembuh. Hal tersebut sama dengan yang kami minta, bahwa dengan tuntutan hari ini dia harus mensyukuri karena diberi kesempatan sembuh,” kata Reyno Yohannes Romein, salah satu kuasa hukum Dhawiya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, yang dikutip LKBN Antara, Selasa.

Dhawiya pada persidangan Selasa dituntut untuk menjalani rehabilitasi narkotika selama dua tahun oleh Jaksa Penuntut Umum Lena.

Jaksa Penuntut Umum Lena mengatakan dalam persidangan, tuntutan tersebut adalah tuntutan lebih subsider yakni pasal 127 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika setelah Dhawiya tidak terbukti melanggar tuntutan primer Pasal 114 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Narkotika dan tuntutan subsider Pasal 112 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Narkotika.

“Bukti-bukti menunjukkan terdakwa adalah pemakai narkotika golongan satu jenis sabu. Dengan melihat semua unsur hukum, terdakwa tak terbukti melakukan pemufakatan jahat narkotika, sehingga dia harus dibebaskan dari tuntutan primer dan subsidernya,” kata Jaksa Lenna dalam persidangan.

“Dengan pertimbangan tersebut, jaksa penuntut merekomendasikan terdakwa mengikuti program rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat/RSKO Cibubur dikurangi masa penahanan,” kata Lenna.

Pihak kuasa hukum sendiri memuji tuntutan dari jaksa penuntut yang menurut mereka telah memperhatikan segala hal dalam persidangan, hingga saksi ahli dan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

“Ini sesuai harapan kami yakni Dhawiya direhab. Namun kami tetap akan sampaikan pleidoi pembelaan dengan mengakomodasi harapan keluarga untuk ada pengurangan masa hukuman, tapi untuk hasilnya sendiri nanti hakim yang memutuskan,” ujar Reyno.

Kendati mengungkapkan ingin mengakomodasi keinginan dan harapan keluarga, kuasa hukum Dhawiya, mengaku tidak bisa membeberkan lebih jelas apa yang akan disampaikan saat pembacaan pembelaan pada 28 Agustus mendatang, namun mereka akan mengupayakan tidak terlalu lama masa hukumannya.

“Ya mungkin nanti penguatan-penguatan gugurnya tuntutan primer dan subsider, nanti lihat lah pas persidangan. Tapi kami akan upayakan tidak terlalu lama Dhawiya di dalam seperti yang diinginkan keluarga,” ucap kuasa hukum Dhawiyalainnya,Idham Indra Putra.

Dhawiya Zaida sendiri ditangkap polisi bersama kekasihnya Muhammad, kakak lelakinya Syehan dan iparnya Chauri Gita di rumahnya di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (16/2) dinihari.

Dari tangan mereka, polisi menyita dua klip plastik berisi sabu seberat 0,38 gram dan 0,49 gram. Selain itu, ada pula sabu seberat 0,45 gram dalam dompet silver milik Dhawiya. []