Jakarta 31/8 (Breakingnews.web.id) — Mantan Mensos Idrus Marham resmi ditahan KPK, setelah ditetapkan sebagai tersangka suap kesepakatan kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1, demikian diwartakan LKBN Antara, Jumat (31/8/2018).

FEBRI DIANSYAH JUBIR KPK
“Ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di K4 (di belakang gedung Merah Putih KPK).”

DIPERIKSA SEBAGAI TERSANGKA
Idrus Jumat diperiksa sebagai tersangka sekitar empat jam, untuk kemudian ditahan.

IDRUS MARHAM MANTAN MENSOS
“Jadi gini seperti yang sudah saya jelaskan tadi dan sebelumnya bahwa saya menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK. Saya dari awal menyatakan siap mengikuti seluruh proses-proses dan tahapan-tahapan yang ada.”

PENETAPAN TERSANGKA
Idrus Marham ditetapkan sebagai tersangka Jumat (24/8/2018).

JANJI SUAP US$1,5 JUTA
Idrus Marham diduga menerima janji untuk mendapat bagian yang sama besar dari Maulani Saragih sebesar 1,5 juta dolar AS, yang dijanjikan Johannes Budisutrisno Kotjo bila PPA (purchase power agreement) proyek PLTU Riau-1 berhasil dilaksanakan Johannes dan kawan-kawan.

PASAL YANG DISANGKAKAN
Pasal 12 ayat (1) huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau pasal 56 ke-2 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. []